yeanvico

Berjalan dengan Logika, Hati dan mimpi

Negara Preman

Premanisme, terorisme, Kekerasan fisik.

Tanggal 1 Juni kemaren kita lihat aksi kekerasan yang dilakukan FPI. Saya liat (pastinya di TV) seorang yang sudah terbaring melindungi kepala ditentang dipukul sampai lebih dari sepuluhan orang. Seorang yang dipukul dan ditendang dari belang. Seorang yang dihajar dengan bambu dan berbagai senjata tumpul lainnya. Betapa ngerinya melihat seorang bapak dengan wajah berdarah2. Betapa mirisnya melihat seorang pria dengan benjol sebesar telur dikepala. Dan betapa sedihnya melihat para korban dengan muka membiru ketakutan. Sungguh aksi premanisme brutal yang dipertontonkan secara telanjang.

Sekarang bagaimana pandangan pihak lain. Mungkin tidak sevulgar itu, tp intinya hampir sama. Ketika Gusdur mengancam akan membubarkan sendiri FPI, GP Anshar merespon dengan menantang FPI. berkonvoi memperlihatkan banykanya anggota mereka, menunjukkan kekuatan fisik mereka. Bahkan merazia anggota FPI sampai ke daerah2. Ya, hal ini sama persis dengan apa yang dilakukan FPI itu sendiri.

APakah ini cara bangsa kita menyelesaikan masalah?

Ketika satu golongan tidak sesuai dengan keyakinan kita, apakah harus dihancurkan? apakah harus dihakimi langsung secara fisik oleh pribadi2 lain. Kemankah wibawa pemerintah? Apakah fungsi hukum? Apakah indonesia masih bisa dianggap sebuah negara, sebagai bangsa? Aku cinta Indonesia dan Aku masih bangga jadi rakyat Indonesia.

Beralih ke masalah agama

FPI melakukan kekerasan dengan meneriakkan Allahu Akbar seperti saat melakukan jihad. Orang2 yang menuntut pembubaran nya juga mereriakkan kalimat suci itu saat menantang FPI perang. Ya Allah ampunilah kami yang sudah mengatasnamakanMu untuk menyakiti saudara2 kami sendiri.

Saya jadi ingat pernyataan seorang muallaf. Untung saya mengenal Islam lebih dulu daripada mengenal penganut islam. Saya jadi takut mengingat sabda rasul yang mengatakan pada akhir zaman akan ada banyak Islam dan yang benar hanya satu. Apakah kita termasuk yang satu itu?

 

June 4, 2008 Posted by | ************* | Leave a Comment

Unlucky President

Sejak gelaran piala Asia wacana atau lebih tepatnya guyonan ini bergema di surat2 kabar ataupun obrolan2 masyarkat indonesia.

Mungkin krisis atau masalah yang dihadapi negara ini tak kunjung selesai bukan karena pemerintah atau presidennya bodoh atau tidak ulet. Tapi hanya karena faktor “ketidakberuntungan”. Tapi faktor ini sangat2 susah untuk di atasi.

Mungkin kita ulas kejadian2 yang jadi buah bibir masyarakat sampai media internasional

1.Di awal pemerintahan SBY, Indonesia langsung di guncang Gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan Aceh.

2. Berturut2 sampai saat ini terjadi gempa dimana2: Jokya. sumatra, maluku, sampai Sulawesi

3. Kecelakaan besar di dunia transportasi: pesawat jatuh, terbakar yang samapi saat ini masih tidak bisa ditanggulangi meski mentri yang bertanggung jawab sudah di resufle. begitu juga kecelakaan laut yang menewaskan ratusan bahkan mungkin udah ribuan jika di total seluruhnya.

Musibah2 1-3 ini sangat2 sering terjadi saat SBY menjabat dibanding pemerintahan sebelumnya

4. Permainan timnas sepakbola indonesia yang sangat menwan di kejuaraan piala Asia jadi percuma saat SBY datang. Mereka kalah di 2 pertandingan saat SBY menyaksikan, padahal sebelumnya bisa menang atas tim yang kemampuan serta ranking jauh di ata kita.

5. Begitu juga baru2 ini. Permainan tim uber indonesia yang sangat menawan dan menjanjikan di babak2 awal seakan hilang pada partai final saat SBY datang lagi. Okelah lawannya di atas kertas lebih hebat. Tapi semangat yang mereka tampilkan pada partai2 sebelumnya seakan ga ada.

6. Terakhir masalah BBM ini. Kenaikan BBM dari kisaran USD 30 an sebelum menjabat mencapai angka USD 128 saat ini yang menyebabkan APBN jadi kacau bahkan setelah di revisi.

Mungkin banyak lagi ketidak beruntungan SBY. So “hipotesa 1 SBY presiden yang tidak membawa keveruntungan”

Kalau tidak beruntung kenapa bisa kepilih jadi presiden ya? kenapa bisa sangat populer di saat2 akan pemilu? Ini pasti adanya faktor keberuntungan?

 Dari sini mungkin ada yang narik ”hipotesa 2 Keberuntungan SBY cuma sampai terpilih jadi presiden aja” jadi presiden emang butuh banyak keberuntungan sih apalagi dalam sistem pemilihan langsung.

Atau mungkin juga ada yang bikin “Hipotesa 3 Bangsa indonesia yang tidak beruntung sehingga telah memilih SBY jadi presiden”

Terserah orang2 bikin hipotesa tanpa bukti ilmiah. (HAHAHAHA)

Just kidding. Tetap cintai bangsa Indonesia. Salah satunya mencintai pemimpin bangsa dan untuk saat ini Pemimpin kita adalah Susilo Bambang Yudoyono dan Yusuf Kalla.

Mencintai bangsa salah satunya mendukung pembangunan yang telah mereka rencanakan, bukan malah menentang yang mempersulit mereka membangun bangsa

May 18, 2008 Posted by | ************* | 2 Comments

Keluar OPEC

Ini nih salah satu topik paling hangat sekarang. Lagi2 terkait masalah BBM naik.

Kalo ga salah ide agar indonesia keluar dari OPEC (organisasi nega2 pengekspor minyak) pertama kali muncul dari beberapa anggota DPR dari komisi VII. Kenapa ya? Yang saya dengar sih alasannya ga lain dan ga bukan alasan ekonomis. Pertama seetiap anggota diwajibkan membayar iuran 2 juta US tiap tahun. Selain itu kita juga diklaim sebagai net importir Minyak sejak tahun 2004. Jadi ngapai juga Indonesia tetap bertahan jadi anggota OPEC?

KEBANGGAAN. Ini merupakan salah satu alasan Indonesia menjadi anggota OPEC. Mungkin dengan logika idealis, alasan ini saja tidak cukup. Tapi sampai sekarang saya masih ingat bagaimana guru2 di depan kelas berorasi dengan bangganya memberitahu “Indonesia adalah anggota OPEC”. Ini terjadi sejak kelas tiga SD sampai kelas 3 SMA. Waw…sebandingkah kebanggan itu denga nharga 2 juta dolar setahun? Mungkin tidak sesimpel itu. Bagaimana pengaruh Indonesia di mata dunia dan pandangan mereka terhadap negara ini jika tetap menjadi anggota OPEC? Itu juga harus jadi bahan pertimbangan.

Selain kebanggaan, apakah ada keuntungan OPEC dari segi ekonomi bagi Indonesia?. Sejujurnya saya juga ga terlalu paham. Tp dari logika sempit aja, sangat banyak alasan-alasannya. Mungkin antara lain

1. Dalam jual beli, faktor utama yang menentukan harga adalah penjual. Apalagi dengan kasus sekarang dimana permintaan lebih besar dari penawaran. Nah disini OPEC adalah si penjual dan Indonesia merupakan bagian dari itu. Jadi Indonesia memiliki suara dalam menentukan standar harga sesuai kepentingan kita. Baik sebagai penjual maupun pembeli minyak.

2. Saat ini nilai import minyak indonesia lebih tinggi daripada nilai ekspkor. Dengan keanggotaan indonesia di OPEC, otomatis kita memiliki hubungan yang cukup “special” dengan anggota-anggota lain. Ini berarti kita punya peluang membeli minyak dari negara2 lain dengan harga dan aturan2 yang lebih meringankan. Tentu saja opini ini dan juga opini sebelumnya akan terealisasi kalau didukung oleh skill dan keuletan wakil Indonesia di OPEC dalam melobi anggota-anggota yang lain.

3. Saat ini dunia sangat dipusingkan dengan kebutuhan akan energi dan minyak bumi adalah sumber energi terbesar. Hal ini pasti membuat negara2 penghasil minyak bumi menjadi pusat perhatian negara2 lain. Hal ini akan berdampak pada semua aspek hubungan antar negara termasuk aspek ekonomi. Ini juga sangat bergantung pada bagaimana respon pemerintah dalam memanfaatkan keuntungan-keuntungan Indonesia sebagai salah satu negara anggota OPEC.

Jadi apakah kita harus keluar dari keanggotaan OPEC???? Sebaiknya pemerintah mempertimbangkan lagi wacana ini. Jangan sampai kita membuat KEPUTUSAN BODOH untuk yang ke sekian kali.

Ataukah ada alasan besar lain yang memperkuat wacana ini?

 

 

 

 

 

 

May 10, 2008 Posted by | ************* | Leave a Comment

BBM NAIK

Kemaren sehabis kuliah gw didekati oleh seseorang. Make jaket kulit itam juga ada kacamata itam digantung di leher kaos. Waw mirip mas Boy. Eh ternyata reporter RRI yang mau mewawancarai mahasiswa tentang rencana kenaikan BBM. Kenapa gw??? Mungkin karena wajahnya yang masih muda kali ya? Ini kesempatan gw buat wawancara on air pertama lho..LIVE.

Tp setelah dipikir, mungkin gw bukan orang yang tepat memberi tanggapan karena si reporter minta orang yang representatif mewakili suara mahasiswa. dan yang pasti itu BUKAN GW. 

Alasannya.

1 Alasan pertama dimana2 mahasiswa melakukan demo atas kenaikan ini. Ga tau ITB, belum kedengaran. Mungkin kurang sensitif kali ya?? Nah gw malah setuju dengan kenaikan ini. Bukan karena gw ga ada mobil atau masak masih pake minyak tanah. Bukan juga karena gw kerja di bidang eksplorasi minyak. Dan bukan juga karena gw salah satu alumni ITB yang kurang sensitif. Tapi gw setuju karena kenaikan itu emang harus demi kestabilan ekonomi negara ini.Gimana bisa di APBNP minyak dipredik paling tinggi 80 US per barel, sekarang aja udah 124 US. hampir 2x nya. Di sini letak kesalahan pemerintah ga bs memprediksi. Percuma aja banyak para ahli. Gw aja sudah memprediksi pasti bakal lebih dari 100 US. (Sekarang lebih nya malah jauh).

2. Alasan kedua. Banyak pengamat dan juga mahasiswa yang sedikit toleran terhadap pemerintah meniliai kalau seandainya terjadi kenaikan BBM, kenaikannya harus bertahap. INi juga gw ga setuju. Coba pikirkan. Kalau sekarang naik 10 % artinya sembako juga naik dan biasanya pasti lebih 10 % mungkin 2 kalinya (20 %). 2 bulan setelahnyai BBM naik 10% lagi, sembako pun demikian. INi berarti terjadi kenaikan sembako dan harga2 lain 2 kali kenaikan BBM. Coba kalau sekarang kenaikannya langsung 20 %. Harga2 lain juga akan naik maksimal 40%. Stabilitas hanya terguncang 1 kali. Dan perekonomian juga akan stabil relatif lebih cepat. Pemerintah ga perlu stress 2kali memikirkan cara menaikkkan BBM. Begitu juga mahasiswa hanya capek 1 kali berdemo.

3. Dan terakhir, mahasiswa berpendapat dengan kenaikan BBM harus ada intensif langsung buat rakyat miskin. Yang ini gw setuju tapi bukan dengan bantuan Tunal langsung yang menurut GW ngajarin rajyat kita buat ngemis. Toh banyak dari mereka setelah dapat BLT  (yg bagi mereka termasuk jumlah besar) kadang menggunakan untuk foya2. Mending gunakan dana itu buat menyelamatkan sedikit orang dimana orang2 tersebut benar2 bisa mandiri dan bisa bayar pajak untuk membiayai teman2nya yang masih miskin.

Waduh udah malam semakin ngaco tulisannya. kapan2 diperbaiki deh

May 10, 2008 Posted by | ************* | 5 Comments

Sahabat

Sahabat,,,

Ini saat dimana aku merasa sahabat sangat berarti. Ketika aku memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan, membuat hidupku berubah. Hidup tanpa kegiatan. Emang sih ada kuliah. Tapi kan cuma dua jam perhari. Selama 2 tahun ini, aku udah terbiasa  kerja dar ijam 8 sampai sore bahkan lebih. Waktu S1 juga sama. Ada kuliah, himpunan ataupun unit bahkan bisa menyita waktu sampai 24 jam. So ga perlu mikirin ga ada kegiatan lah. Di saat ini sahabat menyediakan waktu buat main atau sekadar ngobrol menghabiskan waktu ditengah kesibukan nya untukku.

Ga kerja, otomatis putus penghasilan. Sahabat juga yang membuat aku yakin dapat dapat menjalani hidup tanpa harus terlalu memikirkan uang untuk makan. Emang siih sekarang masih ada tabungan, tapi gimana bulan depan atau dua bulan lagi kalo aku masih belum kerja. Buat biaya kuliah juga belum cukup kali dengan tabungan sekarang. Sahabat… Banyak bantuan yang mereka berikan. Mulai dari nawarin pekerjaan proyek walaupun dia tahu kalo aku belum punya skill di bagian itu. Kerjasama bisnis walaupun dia bisa mengerjakan sendiri. Samapi pada masalah2 materi. ” Ntar akhir bulan gw kirimin indomie deh”. “Tiap gw ke Bandung makanan lu gw tanggung”. “Nyantai aja gw pinjamin uang kuliah. Cincai”. “Nih gw beliin rokok buat pengangguran”.. haha mungkin becanda dengan sedikit penghinaan, tapi itu sangat2 berarti Sahabat.

Sahabat juga yang membuat aku punya harapan-harapan. “Lu kirimin aja CV. Ntar gw kasih ke bos GW. Mana tau dia lagi butuh orang. Kalo ga ntar GW sebarin CV mu ke semua perusahaan di gedung tempat GW bekerja”. Yeah, Dengan jalan ini aku merasakan interview pekerjaan pertaama selama hidup. Ini juga yang bikin aku punya harapan besar lagi.

Sahabat…Kalian telah banyak membantu. Dan yang paling penting adalah semua bantuan moril yang bikin aku semangat dan merasa yakin akan keputusanku. 

 

Sahabat. I love u all

May 10, 2008 Posted by | ************* | 1 Comment

Perasaan seminggu

Waw. Seminggu tepat gw ga kerja.  Berbagai perasaan bercampur saling menguatkan dan kadang saling menghilangkan.

Kadang perasaan semangat belajar dikuatkan dengan deg2an menunggu panggilan kerja. Saking semangatnya sampai saat ini saya sudah menghabiskan 500 rb untuk foto copy buku2. Hampir semuanya lho tamat. (maksudnya daftar isi)

Kadang ada juga perasaan malas didukung oleh sedikit keputus asaan. Ini yang parah. Malas masuk kuliah, malas bikin tugas. Padahal kan UAS Ga sampai 2 minggu lagi. Kerja sampai sekarang juga belum pasti. Sekarang bangun aja ga pernah di bawah stengah sembilan. Waduh subuh gimana tuh???

 

May 10, 2008 Posted by | ************* | 2 Comments

Pengangguran

Read more »

May 2, 2008 Posted by | ************* | 1 Comment

First Post

ini pertama kalinya gw posting. Baru langganan indosat 3.5G. hihihi.

Padahal udah lama banget daftar wordpress nya.

Untuk saat ini aku ga menentukan tema blog ini. Ga tau tentang cerita hidup, pengalaman kuliah, kerjaan yang penting kalo mau nulid ya ditulis aja.

ok lets start to post

 

April 22, 2008 Posted by | ************* | 2 Comments

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.